Menstruasi adalah proses keluarnya darah dari vagina yang terjadi diakibatkan siklus bulanan alami pada tubuh wanita. Siklus ini merupakan proses organ reproduksi wanita untuk bersiap jika terjadi kehamilan. Persiapan ini ditandai dengan penebalan dinding rahim (endometrium) yang berisi pembuluh darah.
Penting untuk mencatat siklus haid Anda secara rutin, agar dapat mengetahui pola haid yang normal. Konsultasikan dengan dokter bila siklus haid berubah disertai tanda-tanda sebagai berikut:
- Tidak haid selama lebih dari tiga bulan dan Anda tidak hamil.
- Haid menjadi tidak teratur setelah sekian lama teratur.
- Perdarahan haid lebih dari tujuh hari.
- Darah haid lebih banyak dari biasanya yang ditandai dengan mengganti pembalut setiap 1–2 jam sekali.
- Siklus haid kurang dari 21 hari atau lebih dari 35 hari.
- Terjadi perdarahan di antara dua siklus haid.
- Mengalami nyeri perut bawah yang sangat hebat selama haid.
Menurut Islam Terkait istihadhoh berdasarkan Mazhab imam Syafi'i adalah dikatakan istihadhoh jika keluar darah dari vagina lebih dari 15 hari. Hal tersebut merujuk juga kepada pendapat imam Syafi'i terkait dikatakan haid jika keluar darah minimal sehari semalam dan maksimal haid 15 hari.
Dan jika seseorang haid selama 3 hari, kemudian bersih (suci) 2 hari tetiba keluar darah lagi selama 5 hari : maka darah yg keluar ke dua tersebut masih dianggap darah haid (akumulasi dari 3 2 5 = 10 hari) karena masih kurang dari 15 hari.
Akan tetapi jika haid selama 10 hari kemudian bersih 4 hari dan keluar lagi maka yang 1 hari terhitung haid akan tetapi selebihnya (15 hari) ikutnya istihadhoh dan sudah wajib sholat. Dan untuk pendapat diatas bisa di baca referensi nya di kitab madzahibul arba'ah (perbedaan pendapat madzhab 4).
Apakah darah haid itu darah kotor?
Dalam budaya masyarakat Indonesia, darah haid yang memang dikeluarkan wanita setiap bulannya sering dikaitkan dengan darah yang kotor. Akan tetapi, pernahkah Anda bertanya-tanya sebetulnya apa, sih, yang dimaksud dengan darah kotor itu? Apa bedanya dengan darah yang keluar ketika tangan Anda tergores benda tajam, misalnya? Betulkah darah haid itu termasuk darah kotor?
Menstruasi atau haid, juga sering disebut datang bulan, adalah siklus normal bulanan di mana wanita mengalami perdarahan dari vagina. Darah yang keluar dari vagina ini sering disebut sebagai darah kotor. Namun, anggapan tersebut tidak benar jika dilihat dari sudut pandang kesehatan dan sains.
Darah haid bukanlah darah kotor seperti yang selama ini banyak dipercaya. Darah haid sebenarnya tidak berbeda dengan darah dari luka atau darah mimisan. Hanya saja, darah menstruasi mengandung sisa jaringan dari dinding rahim yang luruh setelah proses ovulasi. Menstruasi terjadi ketika lapisan pada dinding rahim dalam yang banyak mengandung pembuluh darah luruh dan keluar lewat vagina.
Setiap bulan tubuh akan mempersiapkan kehamilan dengan melepaskan sel telur. Pelepasan sel telur dari indung telur inilah yang disebut sebagai ovulasi. Jika sel telur yang dilepas tidak dibuahi sel sperma, sel telur akan ikut larut dan keluar bersama dengan darah dari dinding rahim.
Saat itu juga, kadar hormon estrogen dan progesteron mulai turun. Tingkat estrogen dan progesteron yang sangat rendah memberitahu tubuh untuk memulai menstruasi. Ketika Anda haid, tubuh Anda membuang tumpukan bulanan dari dinding rahim Anda. Darah menstruasi dan jaringan mengalir dari rahim melalui lubang kecil di leher rahim dan keluar dari tubuh melalui vagina.
Dilansir dari Liputan6, menurut Spesialis Gizi Klinis Departemen Gizi FKUI-RSCM, Dr. dr. Inge Permadhi, MS, Sp.GK mengatakan bahwa dalam siklus menstruasi, wanita akan kehilangan pasokan darah bersih yang mengandung hemoglobin. Karena itu, saat menstruasi tubuh bisa menjadi lemas karena kekurangan zat besi.
Sebenarnya apa yang dimaksud darah kotor?
Secara medis, darah kotor adalah darah yang kekurangan oksigen (deoxygeneted blood) atau kadar karbon dioksidanya terlalu tinggi. Sebaliknya, darah yang banyak oksigen disebut dengan darah bersih (oxygenated blood).
Darah mengalir dari jantung menuju paru-paru untuk menghasilkan oksigen, kemudian kembali dialirkan ke jantung dan seluruh tubuh. Darah yang kekurangan oksigen alias darah kotor akan dipompa oleh bilik kanan jantung, kemudian dialirkan ke paru-paru melalui arteri pulmonalis. Kemudian paru-paru akan mengikat oksigen, sehingga darah yang dialirkan ke jantung dan seluruh tubuh adalah darah yang kaya akan oksigen.
Jika kadar oksigen dalam darah rendah, paru-paru kekurangan oksigen untuk dialirkan ke jantung dan seluruh tubuh. Kondisi ini disebut dengan hipoksemia. Hipoksemia dapat mengganggu fungsi normal tubuh, termasuk fungsi otak, hati, jantung, dan organ lainnya.
Saat kadar oksigen darah Anda mulai rendah, Anda akan merasakan gejala seperti:
- Sesak napas sebagai respon paru-paru agar meningkatkan kadar oksigen dalam darah
- Detak jantung cepat sebagai respon jantung untuk membantu mengedarkan oksigen dalam darah ke seluruh tubuh
- Nyeri dada, karena jantung tidak menerima cukup oksigen
- Sakit kepala
- Badan lemas
- Linglung
- Gelisah
Jadi kalau Anda punya darah kotor dalam tubuh, Anda pasti merasakan gejala-gejala yang disebutkan di atas tadi, baik itu pada laki-laki maupun perempuan. Sedangkan darah haid tidak kekurangan oksigen atau kelebihan karbon dioksida, melainkan darah normal yang ada dalam tubuh. Karena itulah darah haid sebetulnya bukan darah kotor.
Penyebab Haid Tidah Teratur
Setiap wanita, bisa mengalami haid tidak teratur, terkadang disatu sisi terlihat normal, namun disisi lainnya terdapat beberapa penyebab haid tidak teratur yang perlu diwaspadai. Berikut penjelasan medisnya. Normalnya, siklus haid rata-rata berkisar antara 21–35 hari dengan lama perdarahan 2–8 hari. Secara umum, siklus haid menjadi tidak teratur bila terjadi ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron.
Berikut adalah penyebab haid tidak teratur:
1. Perubahan Hormon
2. Penggunaan Kontrasepsi
3. Gaya Hidup
4. Polycystic Ovary Syndrome (PCOS)
5. Amenorrhea
6. Kanker Rahim
7. Penyakit Kronis
8. Kista
9. Obesitas
10. Gangguan Hormon Tiroid
artikel ini di dapat dari sumber beberapa website, semoga bermanfaat

0 Comments