Hal ini bisa terjadi karena seiring dengan pesatnya pertumbuhan pengguna Facebook ads, pemain-pemain blackhat pun ikut tumbuh subur. Itulah kenapa Facebook juga semakin gencar melakukan pembersihan dan proses deactivate Facebook ads account.
Nah, bagi kita yang masih ingin bermain bersih, gimana sih caranya menghindari ban facebook?
Sebelum kita masuk pada part utama, ada 2 hal penting yang harus Kamu lakukan:
A. Bacalah terlebih dulu peraturan beriklan di Facebook Ads
Banyak pemain facebook ads tidak mempedulikan peraturan yang diberikan oleh FB hal ini umum terjadi karena kebanyakan dari kita belajar FB ads dari workshop yang mungkin kala itu mengejar ketercapaian materi. Sehingga materi ads policy sering terlewatkan atau jika ada pembahasan peraturan beriklan, mungkin hanya sedikit saja.
Oke karena materi pembahasan peraturan iklan sangat penting agar kamu tidak terkena disapproved ads lalu kena Ads Manager Eror bahkan sampai redistrict account Business Manager,
kami akan ulas 4 Kesalahan Umum Advertiser Facebook Ads pada pembahasan di bawah ini.
B. Harus Menggunakan Akun Facebook Real
Banyak orang menggunakan Facebook dengan nama-nama aneh; misal:
Nama Kamu di Facebook adalah “shield” benteng terakhir untuk menyelamatkan akun iklan atau Business Manager jika terjadi sesuatu. Checkpoint misalnya. Check point adalah saat dimana FB mencurigai aktivitas yang terjadi di akunmu, dan melakukan proses konfirmasi.
Konfirmasi ini dengan cara mencocokkan nama FB dengan nama di KTP Kamu. Jika berbeda, maka tamatlah riwayat akun-mu (Banned). Jika Kamu saat ini belum mengalami check point, maka segera ganti nama di Facebook mu dengan nama asli agar jika terjadi sesuatu, Kamu selamat. Okeeyy?
1. Melakukan attribution
Maksudnya gimana? Coba ingat-ingat, kapan terakhir kali Kamu membuat targeting dan deskripsi ad text seperti ini:
Siapa diantara Anda yang fotografer? Kami ada diskon 50% untuk lensa jenis XYZ!”
Jenis iklan ini dinamakan: attribution. Mengidentifikasi seseorang berdasarkan atribut tertentu. Ini adalah sebuah pelanggaran.
Tips: Sebaiknya hindari kata tanya kepada user yang mengandung kalimat tanya dan kata ganti orang pertama: Anda, kamu, & you.
*note penggunaan kamu, anda itu masih boleh, hanya saja konteksnya mengarah pada user tertentu. Contoh kamu alumni ITB? (jelas melanggar)
Coba ganti copywriting nya seperti ini “Kualitas Gambar Kamera ini oke banget. Cocok untuk professional kayak kamu,”
2. Menulis singkatan, mengandung banyak konsonan, & tanda baca berlebihan
Contoh ads text yang sering terjadi:
Sms/Tlp/WA: 08122102xxx”
“Sekarang saatnyaaaaa??!!!!!”
Perhatikan bagian awal: huruf besar, huruf kecil, konsonan berbaris, di tengah terdapat huruf besar lagi, lalu ada karakter non abjad, perulangan tanda baca yang masif, ini sudah cukup untuk “menyalakan alarm” Facebook ads.
Kenapa kok FB peka dengan hal ini? Karena pola penulisannya mirip dengan pemain blackhat seperti: p3n1s, p4yud4ra, Ku4t D1r4n74n9 dan sejenisnya.
3. Menggunakan link yang tidak bisa dibuka
Jika Kamu berniat untuk mengiklankan link yang tidak bisa dibuka, maka disabled account sudah di depan mata. FB ads tidak mengijinkan Kamu mengiklankan link yang tidak bisa dibuka, termasuk diantaranya:
- Link yang mengarah ke dalam Facebook lagi
- Link yang mengarah ke dalam hosting yang error atau domain yang lupa diperpanjang
- Display link yang bukan merupakan link asli,
4. Mengiklankan Produk yang Sensitif Dengan Hard Selling
Berdasarkan ads policy yang dikeluarkan oleh Facebook, pada dasarnya Facebook tidak pernah melarang Kamu untuk menjual apapun. Hanya saja, iklan yang dilarang mengandung konten-konten berisi hard selling jenis produk-produk tertentu. Produk tersebut antara lain:
Seluruh produk, layanan, ataupun aktivitas ILEGAL, baik terhadap seluruh kalangan, ataupun kalangan tertentu.
Rokok
Minuman keras
Obat resep ataupun recreational drugs
Suplemen yang tidak aman (tidak memiliki FDA, GRAS, ataupun BPOM)
Senjata, amunisi, dan peledak
Produk dan jasa khusus dewasa
Produk surveillance, seperti: spy-cam, phone trackers, dsb.
Bisnis MLM
Jasa pembuatan dokumen palsu
Produk finansial yang sering teridentifikasi sebagai produk melanggar hukum (crypto, dsb)
Sedangkan produk dibawah ini diperbolehkan hard selling, asal memenuhi persyaratan tertentu:
Alkohol. Harus seizin pemerintah.
Suplemen. Harus menargetkan orang diatas 18 tahun keatas & tidak boleh melanggar poin-poin ads policy yang lain seperti:
janji berlebihan (tanpa efek samping),
bahan tidak aman (kandungan tidak lolos BPOM/FDA/GRAS),
Misleading (penawaran menjebak),
Kontroversial (sembuh dalam X hari)
Memancing suasana negatif terhadap diri pembaca (Gambar Before-After, disturbing image)
Mengandung penawaran bisnis MLM (produk MLM boleh, bisnisnya tidak boleh)
Walaupun dikatakan boleh hard-selling, Kamu harus BENAR-BENAR MEMPERHATIKAN isi dari iklan Kamu coba pake softselling atau covert selling yang tidak terlalu menjurus pada pelanggaran.
Jika Anda advertiser baru, jangan sekali-kali menyentuh konten diatas, karena amat sangat berpotensi untuk langsung disabled. Bagi advertiser baru, not approved sama artinya dengan disabled.
Menambahkan Akun Iklan di Pengelola Bisnis
Di Pengelola Bisnis, Anda bisa menambahkan akun iklan yang Anda miliki dan mendapatkan akses ke akun iklan milik orang atau bisnis lain. Di bagian Akun Iklan di Pengaturan Bisnis, Anda akan melihat akun iklan yang Anda miliki dan akun iklan orang lain yang bisa Anda akses. Jika suatu akun iklan dimiliki orang atau bisnis lain, di bawah nama akun iklan, Anda akan melihat nama orang atau bisnis pemilik akun tersebut. Jika Anda pemiliknya, Anda tidak akan melihat informasi tambahan. Anda bisa memfilter berdasarkan Iklan untuk sendiri, Iklan untuk partner, Milik sendiri, Milik partner, Aktif, Nonaktif, atau Tutup.
Ada 3 cara untuk menambahkan akun iklan ke Pengelola Bisnis.
Tambahkan Akun Iklan: Penambahan akun iklan akan memindahnya ke Pengelola Bisnis secara permanen. Anda harus menjadi pemilik akun iklan sekaligus admin Pengelola Bisnis untuk menambahkan akun iklan. Ingat, setelah Anda menambahkan akun iklan dan akun iklan tersebut sudah berpindah ke Pengelola Bisnis, tindakan ini tidak bisa dibatalkan. Semua pengelolaan akun iklan Anda harus dilakukan di profil Pengelola Bisnis Anda. Anda tidak bisa menambahkan akun iklan yang dimiliki oleh Pengelola Bisnis lain. Jika masih ingin mengelola akun iklan yang dimiliki bisnis lain, Anda bisa meminta akses ke akun tersebut.
Minta akses ke Akun Iklan: Jika Anda meminta akses ke akun iklan di Pengelola Bisnis, admin Pengelola Bisnis itu bisa memberi Anda izin untuk menanganinya.
Buat akun iklan baru: Jika Anda membuat akun iklan baru di Pengelola Bisnis, akun itu akan dimiliki oleh Pengelola Bisnis tersebut secara permanen. Setelah dibuat di Pengelola Bisnis, akun iklan tidak bisa dialihkan kepada pemilik individu yang tidak memiliki Pengelola Bisnis.
Sebelum memulai
Anda tidak bisa menambahkan akun iklan ke Pengelola Bisnis jika:
Akun iklan yang ingin Anda tambahkan sudah ditambahkan oleh bisnis lain. Satu akun iklan hanya bisa dimiliki oleh satu Pengelola Bisnis. Sebaliknya, Anda bisa meminta akses ke akun iklan itu.
Anda sudah menambahkan akun iklan pribadi ke Pengelola Bisnis. Anda hanya bisa menambahkan satu akun iklan dari akun Facebook pribadi Anda ke Pengelola Bisnis. Sebaliknya, Anda bisa membuat akun iklan baru di Pengelola Bisnis atau meminta akses ke akun iklan lain.
Anda sudah mencapai batas maksimal akun iklan untuk menambahkan akun iklan baru ke bisnis Anda. Saat ini tidak ada opsi yang tersedia untuk meminta penambahan akun iklan. Batas akun iklan Anda meningkat berdasarkan pengeluaran iklan Anda. Pelajari cara melihat batas akun iklan Anda di Pengelola Bisnis.
Akun iklan tersebut adalah akun iklan prabayar. Akun iklan prabayar bisa ditambahkan ke Pengelola Bisnis hanya jika akun tersebut berasal dari lokasi tertentu.
Menambahkan akun iklan di Pengelola Bisnis
Langkah untuk menambahkan akun iklan di Pengelola Bisnis:
Buka Pengaturan Bisnis.
Klik Akun dan klik Akun Iklan.
Klik + Tambahkan.
Pilih salah satu dari 3 opsi berikut: Tambahkan Akun Iklan, Minta Akses ke Akun Iklan atau Buat akun iklan baru.
Jika Anda ingin meminta akses atau menambahkan akun iklan, masukkan ID akun iklan. Pelajari tempat menemukan ID akun.
Ikuti petunjuk untuk memilih orang dan level akses.
Catatan: Menonaktifkan akun iklan tidak akan menghapus akun iklan dari bisnis Anda. Akun iklan yang dinonaktifkan tetap ikut dihitung untuk batas akun iklan Anda.
0 Comments